Anggaran program sister city distop


Pemkab Wonogiri memutuskan untuk tidak mengalokasikan anggaran bagi program rintisan kerja sama kota kembar (sister city) antara Wonogiri dengan Wuming, Provinsi Guangxi, China pada APBD 2012 mendatang. Pasalnya, program yang telah dirintis selama empat tahun itu tidak jua menunjukkan kejelasan masa depan.

Ditemui wartawan seusai mengikuti upacara HUT ke-66 Kemerdekaan RI di Lapangan Pringgodani Wonogiri, Rabu (17/8/2011), Kabag Kerjasama Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Teguh Setyono mengatakan mengenai kelanjutan kerja sama itu saat ini pihaknya hanya bisa menunggu kabar dari Wuming. Pihaknya sudah tidak bosan-bosannya menjalin kontak dengan pihak pemerintah Wuming. Namun, kabar yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang.

Atas dasar itulah, menurut Teguh, akhirnya disepakati anggaran program sister city untuk tahun 2012 ditiadakan. “Daripada dianggarkan tapi tidak terserap, akhirnya diputuskan anggaran itu ditiadakan. Harapannya bisa dipakai untuk program lainnya yang lebih mendesak dibiayai. Tahun ini saja, dari anggaran yang dialokasikan dalam APBD 2011 senilai Rp 140 juta belum terserap sama sekali karena belum ada kabar dari Wuming,” jelas Teguh.

Teguh menambahkan jika nanti pada 2012 ada perkembangan kabar dari Wuming, pihaknya bisa mengajukan anggaran dalam APBD Perubahan. Nilainya tergantung apakah pihak Pemkab yang harus berangkat ke Wuming atau pemerintah Wuming yang akan datang ke Wonogiri. Penghentian anggaran program sister city itupun, menurut Teguh, sebelumnya sudah dikonsultasikan ke Gubernur. Dalam hal tersebut Gubernur menyarankan Pemkab agar menunggu saja kabar dari Wuming.

Sementara Ketua Komisi A DPRD, Soetarno SR, saat dihubungi Espos, Rabu, mengatakan anggaran untuk program sister city memang tidak ada dalam kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) APBD 2012. “Saat ini untuk program sister city posisi Pemkab memang menunggu kabar dari Wuming. Kami akan lihat dulu nanti dalam pembahasan-pembahasan berikutnya di Komisi Anggaran atau Badan Anggaran. Yang jelas untuk usulan dinas, kalau memang dinilai tidak memberikan hasil positif ya kami coret,” jelas Soetarno.

Sebagaimana diinformasikan, program sister city telah dirintis oleh Pemkab Wonogiri dan pemerintah Wuming, China sejak 2007 lalu. Berbagai upaya telah dilakukan. Terakhir, akhir 2009 lalu perwakilan dari Pemkab didampingi pejabat dari Biro Kerjasama Provinsi Jateng dan Kementerian Luar Negeri telah berkunjung ke Wuming. Namun kunjungan itu tak membuahkan hasil signifikan. Hingga kini tak pernah terdengar lagi kelanjutan program kerja sama yang bermula dari investasi pengolahan singkong oleh pengusaha asal China itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: